- Kadiv Humas Polri: Wartawan Berperan Strategis Menjaga Nilai Kebangsaan, Demokrasi, dan NKRI
- Retret PWI Masuki Hari Kedua, Disiplin dan Integritas Jadi Penekanan
- Rangkaian HPN 2026, PWI dan Kemenhan Gelar Retret Perkuat Pers Profesional dan Berwawasan Kebangsaan
- Danrem 064/MY Tekankan Disiplin dan Etika Prajurit Saat Kunker ke Kodim 0602/Serang.
- Rangkaian HPN 2026, 200 Wartawan Siap Berangkat 'Retret' Orientasi Kebangsaan dan Bela Negara
Pemusnahan Narkoba dan Miras Jelang Ramadhan
Cilegon – Polres Cilegon melakukan pemusnahan terhadap hasil tangkapan operasi penyakit masyarakat yang mereka lakukan menjelang bulan suci ramadhan ini. Pemusnahan terbanyak berupa minuman keras baik produksi dari luar negeri maupun dalam negeri. Selain itu, pemusnahan juga dilakukan terhadap narkoba jenis ganja, VCD bajakan, petasan, dan peralatan berjudi.
Menurut Kapolres Cilegon Ajun Komisaris Besar Polisi Romdon Natakusumah, barang-barang yang dimusnahkan ini merupakan hasil tangkapan operasi penyakit masyarakat yang berlangsung dalam beberapa pekan ini. “Meskipun saat ini, barang bukti dimusnahkan, bukan berarti gerakan mereka terhenti. Kami akan terus melakukan razia hingga akhir bulan ramadhan,” ujar Kapolres Romdon, kemarin.
Sementara Walikota Cilegon, Tubagus Iman Ariadi mengaku mengapresiasi kerja keras jajaran kepolisian. “Saya yakin dengan adanya operasi dan pemusnahan ini bisa menekan angka kriminalitas yang ada di Kota Cilegon,” katanya.
Pemusnahan miras ini sempat mendapat sindiran dan candaan tamu undangan. Pasalnya, spanduk yang terpasang ternyata mempunyai kesalahan. Walikota Cilegon Tubagus Iman Ariadi bahkan sempat bercanda saat membacakan sambutan, dengan melarang polisi memusnahkan pekerja seks komersial atau PSK yang tertangkap. (Henny)
